Mengintip Kampanye Hari Ibu “Choose You Too” dari Momcozy: Apakah “Beban Tak Terlihat” Menghancurkan Para Ibu?


Posted April 24, 2026 by Momcozy

Perempuan memikul 1,5 kali lebih banyak beban mental tak berbayar—kampanye “Choose You Too” dari Momcozy menantang konsep pengorbanan ibu di Hari Ibu.

 
Menjelang Hari Ibu, riset terbaru menyoroti realitas yang sudah lama dirasakan banyak ibu—namun jarang diakui: menjadi ibu tidak hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga secara mental. Menurut Pew Research Center, ibu dalam rumah tangga dengan dua pencari nafkah masih memikul porsi tanggung jawab pengasuhan yang tidak seimbang, dengan sekitar 60% melaporkan bahwa mereka menangani sebagian besar pengasuhan harian dan penjadwalan, dibandingkan jauh lebih sedikit ayah.

Di saat yang sama, riset dari McKinsey & Company menyoroti meningkatnya beban kerja kognitif. Ini adalah pekerjaan tak terlihat berupa perencanaan, pengorganisasian, dan mengantisipasi kebutuhan keluarga. Perempuan 1,5 kali lebih mungkin dibanding laki-laki untuk menghabiskan waktu tambahan pada pekerjaan domestik dan perawatan yang tidak dibayar, yang sebagian besar bersifat mental, bukan fisik. “Beban mental” ini bersifat terus-menerus, menumpuk, dan sering kali tidak diakui. Mulai dari mengingat jadwal makan dan janji medis hingga mengelola dinamika emosional di rumah, para ibu sering beroperasi dalam kondisi multitasking mental tanpa henti—faktor utama yang semakin dikaitkan dengan kelelahan, stres kronis, dan keletihan emosional.

Di Asia Tenggara, ketimpangan ini semakin diperparah oleh realitas struktural dan budaya. Data dari Departemen Statistik Malaysia menunjukkan bahwa meskipun partisipasi perempuan dalam angkatan kerja terus meningkat, mencapai lebih dari 55% dalam beberapa tahun terakhir, perempuan masih menghabiskan waktu yang jauh lebih banyak untuk pekerjaan domestik tak berbayar dibandingkan laki-laki. Di seluruh kawasan, pola serupa terus terlihat: semakin banyak ibu yang masuk atau kembali ke dunia kerja, tetapi ekspektasi bahwa mereka tetap menjadi pengatur utama rumah tangga dan pengasuhan tidak berubah secepat itu.

Akibatnya adalah beban ganda—profesional dan domestik, fisik dan mental. Namun, sistem dukungan dan bahkan narasi budaya belum mampu mengejar perubahan ini. “Hari Ibu tahun ini, kita perlu melampaui sekadar perayaan. Karena apresiasi tanpa dukungan tidak mengubah apa pun. Sudah waktunya kita mulai berbagi beban fisik dan mental dalam menjadi ibu—setiap hari, bukan hanya setahun sekali,” ujar Ellen Zhou, APAC Marketing Director di Momcozy.

Sebagai respons terhadap kesenjangan antara ekspektasi dan dukungan ini, Momcozy meluncurkan “Choose You Too”, sebuah inisiatif yang bertujuan mengubah cara pandang terhadap peran ibu dan bagaimana mereka didukung. Intip kampanye “Choose You Too” melalui video teaser berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=sbaIGeXVZ7k

Alih-alih memperkuat gagasan bahwa ibu harus selalu mengutamakan orang lain, inisiatif ini mendorong pergeseran menuju prioritas diri sebagai kebutuhan, bukan kemewahan. Ini menandai peralihan dari apresiasi pasif menuju dukungan aktif yang hadir setiap hari, baik secara budaya maupun praktis.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Momcozy akan menghadirkan “Choose You Too” di seluruh Asia Tenggara melalui berbagai aktivasi kampanye. Intinya sederhana namun kuat: memberi ibu izin untuk berhenti sejenak, mengambil jarak, dan memprioritaskan diri sendiri—sesuatu yang masih sulit dilakukan di tengah tuntutan kehidupan sehari-hari. Kampanye ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan di seluruh kawasan.

Seiring meningkatnya kesadaran akan beban mental ibu, kerja tak terlihat, dan kelelahan, inisiatif Momcozy mencerminkan komitmen yang lebih luas untuk mendukung ibu tidak hanya secara emosional, tetapi juga secara praktis. Melalui berbagai solusi mulai dari masa kehamilan hingga pascapersalinan—dari pompa ASI dan perlengkapan menyusui hingga kebutuhan perawatan sehari-hari—Momcozy bertujuan meringankan beban fisik dan mental dalam menjadi ibu.

Hal ini juga didukung oleh edukasi berkelanjutan dan inisiatif komunitas, termasuk panduan dari para ahli seperti IBCLC, doula, dan bidan di seluruh Asia Tenggara. Karena pertanyaannya bukan lagi apakah ibu sudah melakukan cukup. Melainkan, sampai kapan mereka mampu menanggung semuanya sendirian.

Sudah saatnya kita memilih dirinya juga.

Jadilah bagian dari gerakan “Choose You Too” di Hari Ibu ini:
https://sea.momcozy.com/?utm_source=media&utm_medium=pr&utm_campaign=seapr_mothersday

Mari ubah kesadaran menjadi dukungan nyata setiap hari:
https://sea.momcozy.com/

Promo eksklusif Hari Ibu dimulai pada 23 April di sea.momcozy.com serta di toko resmi e-commerce dan gerai ritel Momcozy.
--- END ---
Contact Email [email protected]
Issued By Lee Tze Hui
Country Indonesia
Categories Baby , Parenting , Retail
Tags femtech , maternity , pregnancy , motherbaby , mothers day
Last Updated April 24, 2026